PT. Permodalan Ekonomi Rakyat (PER)

Senin, 24 Juli 2017

PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) terus melakukan terobosan dan gebrakan dalam membina dan memajukan sektor UMKM di Riau. Karena keterlibatan semua komponen, akan mempercepat tumbuh dan berkembangnya UMKM di Riau.

Pekan kemaren selama dua hari berturut, Kamis dan Jumat (20-21/7/2017), bertempat di Halo UMKM Pekanbaru, bersama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau dan Halo UMKM, PT PER melalui GeraiUMKM PER Riau berkolaborasi untuk melakukan pembinaan.

Direktur Utama PT PER, H Syamsul Bakri, Senin (24/7) berharap adanya koordinasi yang lebih baik kedepan. Sehingga kesempatan bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang semakin baik dan pada akhirnya kesejahteraan bagi pelaku UMKM.

Apalagi sektor UMKM di Riau memiliki potensi yang besar untuk dibina. Selain melakukan pendekatan secara langsung, PT PER sudah menyediakan wadah untuk promosi hasil produk UMKM melalui Gerai UMKM PER Riau nya. Bahkan gerai ini memiliki banyak fungsi seperti konsultasi Bisnis, Permodalan dan pemasaran dan banyak lagi manfaat lain yang bisa dinikmati oleh pelaku UMKM.

Ketua Panitia Pelaksana, Bhori Evanda mengatakan, selama dua hari lalu sudah dilakukan pelatihan peningkatan produksivitas bagi para pelaku UMKM yang tergabung kedalam GeraiUMKM PER. Dengan menerapkan 5S, diharapkan bisa mengefisiensikan produktifitas yang dilakukan.

5S yang dimaksud adalah, Seiri, mengurangi iventori, pelaksanaan kerja yang efisien dan menghilankan barang yang bertumpuk di tempat kerja. Seiton, menyusun, beri label peralatan, perkakas untuk memudahkan dalam bekerja. Seiso, bersihkan dan cek tempat kerja. Seiketsu, pelihara dan pertahankan standar kebersihan tempat kerja setiap hari dan Shitsuke, disiplin, rajin.

Bagimana 5S ini dilakukan, Bori menjelaskan, melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan untuk meminta komitmen. Bersama manajemen menyiapkan plan tour untuk mengamati keadaan pabrik atau perusahaan, menentukan lokasi tempat kerja sebagai objek, pembentukan kelompok kerja dan penyusunan rencana kerja.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan nara dua orang nara sumber, Rizki dari Kementerian Tenaga Kerja dan Ami dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau. (Nton”s & Hyu).